Sebatas Mimpi
Terkadang aku berfikir, untuk apa melakukan hal yang tidak diinginkan hanya untuk melanjutkan hidup. Hanya karna tak ada pilihan.
“Tak ada
pilihan?”, kata-kata ini terus menghantuiku. Tak ada pilihan atau aku yang tak bisa menentukan pilihan. Atau aku sengaja membiarkan pilihan - pilihan itu akhirnya dipilih orang lain.
Entahlah, semua berjalan begitu saja.
Dan pilihan itupun satu persatu menghilang, hanya sebatas fikiran. Sebatas angan.
Yang orang sebut dengan “mimpi”.
to be continue....
Komentar
Posting Komentar